Penanggung Jawab Galian C di Sumengko Bojonegoro Klarifikasi
Izin Galian C Sumengko Bojonegoro Masih Proses: Pengelola Sebut Proyek Dukung KDMP
KABUPATEN BOJONEGORO (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-Menanggapi sorotan publik terkait aktivitas tambang galian C jenis tanah urug di Dusun Sawen, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, pihak pengelola akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Penambangan tersebut diklaim sebagai upaya mendukung percepatan program pemerintah.
Penanggung jawab kegiatan menegaskan bahwa material tanah urug yang dihasilkan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pengurukan lahan pada program Kawasan Darat Medis Pangan (KDMP). Menurutnya, langkah ini diambil di tengah sulitnya mendapatkan pasokan material urugan di wilayah tersebut.
- BACA: Penambangan Pasir di Sumengko Bojonegoro: Diduga Tanah Negara Digaruk, BBM Subsidi Disalahgunakan
“Kegiatan ini kami lakukan untuk mendukung program pemerintah dalam pengurukan lahan KDMP. Saat ini material urugan sangat sulit didapat, sehingga aktivitas ini sangat membantu kelancaran program yang sedang berjalan,” ungkap pengelola kepada media, Rabu (31/12/2025).
Meski mengakui adanya aktivitas penambangan, pihak pengelola secara terbuka menyatakan bahwa saat ini aspek legalitas atau perizinan masih dalam tahap pengurusan. Langkah ini diklaim sebagai bentuk komitmen untuk menyesuaikan aktivitas lapangan dengan regulasi perundang-undangan yang berlaku.
Pihak pengelola juga menyatakan kesiapannya untuk diawasi oleh instansi terkait dan berharap klarifikasi ini dapat meredam spekulasi negatif di tengah masyarakat.
Hingga berita ini dipublikasikan, Pemerintah Desa Sumengko maupun dinas teknis terkait di Kabupaten Bojonegoro belum memberikan keterangan resmi mengenai status operasional tambang tersebut di tengah proses perizinan yang masih berjalan.
Sesuai dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi tetap memberikan ruang seluas-luasnya bagi pihak berwenang maupun masyarakat melalui Hak Jawab dan Hak Koreksi guna menjaga keberimbangan serta objektivitas informasi. (Iwan)