Operasi Gabungan
BNNP Jatim Razia Hiburan Malam Surabaya: 18 Orang Terindikasi Positif Narkoba
SURABAYA (Beritakeadilan.com, Jawa Timur)-Mengawali tahun baru 2026, aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Polda Jatim, dan Satpol PP Provinsi Jatim menggelar razia besar-besaran di sejumlah titik hiburan malam di Surabaya, Rabu (1/1/2026) dini hari.
Operasi yang bertujuan untuk menekan angka peredaran gelap narkotika ini menyasar sejumlah tempat hiburan di Surabaya, diantaranya: Valhalla Spectaclub (Jl. Kombes Pol. Duriyat, Surabaya), Zona Karaoke (Jl. Kapasari, Surabaya), dll. Langkah deteksi dini ini dilakukan melalui penggeledahan barang bawaan serta uji tapis urine (tes urine) di tempat bagi para pengunjung.
Dari hasil tes urine yang dilakukan secara maraton oleh petugas medis BNNP Jatim, terdapat belasan pengunjung yang menunjukkan indikasi awal penggunaan zat terlarang.
Petugas mengamankan sedikitnya 16 laki-laki dan 2 perempuan yang diduga memiliki hasil tes urine positif narkotika. Ke-18 individu tersebut kemudian dibawa ke kantor BNNP Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan jenis zat yang dikonsumsi serta mendalami asal-muasal barang haram tersebut.
Pihak berwenang menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Operasi ini bukan sekadar tindakan represif, melainkan upaya preventif untuk memastikan ruang publik tetap aman dari potensi tindak kriminalitas yang kerap dipicu oleh penyalahgunaan narkoba.
"Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman. Kami mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," ujar perwakilan petugas di sela-sela operasi.
BNNP Jatim memastikan bahwa pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Surabaya dan wilayah Jawa Timur lainnya akan dilakukan secara rutin dan mendadak. Hal ini dilakukan demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, terutama di tengah antusiasme masyarakat merayakan momentum pergantian tahun.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi penyalahgunaan narkoba, mengingat dampak hukum dan kesehatan yang sangat merugikan di masa depan. (**)